Pengalaman Pertama Makan di Restoran Yang Ada Jin Penglarisnya

Pernahkah kalian makan makanan di tempat makan seperti warung pinggiran, rumah makan atau restoran yang rasanya enaknya pol polan? Kayak enak banget banget baaaangeeett gitu. Pernah? Mungkin nih mungkin saja makanan itu adalah hasil dari kerja sama restoran dengan jin penglaris.

Aku memiliki pengalaman yang hampir serupa dan tidak sama hehe. Jadi beginilah ceritanya.
Kira-kira tahun 2010 atau 2011 ketika aku rekreasi di SMP dengan satu angkatanku ke Jakarta selama beberapa hari. Walaupun ini pengalaman yang singkat tapi sangat berkesan dan jadi pelajaran berharga untukku agar tidak makan di sembarangan tempat.
Septino Wibowo
Sore hari, kami semua berangkat dari Dukuhseti beramai-ramai menggunakan bus pariwisata. Di perjalanan cukup asyik karena kami bercanda dan saling ngobrol satu sama lain. Aku duduk di kursi paling belakang dengan sahabatku Dio. Di perjalanan menuju kota semarang waktu sudah menunjukkan akan adzan maghrib. Kami pun berhenti di Kota ***al (Privacy). Setelah kami semua turun untuk membersihkan diri dan ganti baju kami kemudian ke restoran yang dekat tempat ibadah. Disana sudah tersedia semua aneka makanan dan minuman.

Teman-temanku langsung menyerbu makanan yang ada. Karena aku sudah kelaparan aku juga ikut makan disana. Tapi rasanya ada yang janggal, ya aura tempat itu seakan-akan membuatku tak napsu makan lagi. Ketika aku mengambil piring di meja aku merasa aneh. Dalam otakku langsung melihat kejadian demi kejadian dan sosok menjijikkan menjilati piring-piring. Tanganku mulai gemetaran dan aku meletakkan piring itu kembali ke tempatnya.

Kemudian temanku bertanya, "Kenapa tur?" (Dulu aku sering dipanggil catur waktu SMP). Aku hanya geleng kepala dan bilang, "Lagi gak napsu makan" kemudian aku melihat ke orang yang berjaga disekitar menu-menu perasmanan yang melihatku dengan tatapan aneh. Setelah itu aku duduk bersama teman-temanku. Aku hanya diam dan melihat mereka lahap sekali makannya. Tak lama setelah itu, ada sosok seperti babi tapi kecil yang berjalan tegap meneteskan seperti lendir atau air liur aku tak begitu tahu tapi yang aku lihat waktu itu sosok itu menjatuhkan cairan dari mulutnya ke makanan teman-temanku.

Bulu kudukku merinding ketika sosok itu melihatku dan kemudian menghilang. Aku pun segera pergi dari restoran itu kemudian ke tukang asongan yang berjualan arem-arem dan makanan tradisional lainnya. Aku membeli beberapa dan kemudian makan didalam bus. Setelah itu kita melanjutkan perjalanan kembali.

Hal ini terjadi lagi, ketika kami sudah berada di dalam tempat rekreasi, mungkin aku yang tidak teliti atau kurang berhati-hati. ketika sudah waktunya makan, semua anak berkumpul untuk menyantap makanan dan minuman yang ada. Tanpa ragu aku langsung menyantap makanan itu karena kelaparan dan rasanya hambar sekali. Setelah aku lihat ke sekelilingku tak ada yang aneh, aku mengambil minuman dan pergi ke toilet.

Anehnya, ketika aku hendak ke toilet untuk buang hajat, ada seseorang yang langsung menegurku dan menyuruhku pergi dari toilet itu. Orang berseragam itu bilang toiletnya sedang rusak jadi aku pakai toilet yang jaraknya lumayan jauh dari tempat toilet sebelumnya. Aku mulai curiga dan melihat sesuatu yang aneh. Beberapa hal yang aku curigai disini adalah makanannya yang terlihat seperti hampir basi atau mungkin sudah basi tapi teman-temanku nampak nikmat menyantapnya. Kedua, sebelum aku masuk ke toilet sebelumnya tercium bau wangi melati yang sangat kuat.

Mungkin itu sedikit pengalamanku dari sekian buaanyak pengalamanku mengetahui tempat yang ada Jin penglarisnya. Mungkin ada beberapa ciri tempat menggunakan jin penglaris yang kamu bisa curigai karena tidak semua orang bisa melihat hal yang aku lihat.

  • Pengunjung yang tak wajar jumlahnya dan menu yang biasa saja
  • Ada ruangan tertentu yg tidak boleh dimasuki
  • Ada kain putih yang diikatkan pada beberapa peralatan dapur


Cara mengantisipasinya

  • Berdoa sebelum makan, kalo bisa setelah berdoa sebelum makan ditambah doa surat An Nas, Al Ikhlas, dan Al Falaq 3x
  • Jika makanan yang dimakan hambar dan terkesan hampir menyerupai makanan basi atau tidak enak, dan melihat disekelilingnya lahap sekali makannya buru-buru pergi dari tempat itu
Nah itulah pengalamanku mengetahui tempat yang menggunakan Jin Penglaris untuk kelancaran usaha mereka. Rejeki datangnya dari Allah SwT, jadi jangan sekali-kali menyekutukannya dengan berkerja sama dengan jin atau makhluk ghoib lainnya untuk merauk harta karena merupakan dosa besar yang tidak diampuni.
Ingat, mereka selalu ada disekitar kita.
Septino Wibowo